June 23rd, 2008 by desisofi
Kalau semua penyakit berasal dari hati, dan bahwa untuk mengobati setiap penyakit adalah dengan bersabar dan ikhlas, maka semua penyakit akan lenyap, bagaimana menjelaskan pentingnya dunia kedokteran dan mekanisme pengobatan modern, obat-obatan, atau menjelaskan penyakit hanyalah salah satu variabel menuju kematian?
Posted in Uncategorized | No Comments »
January 7th, 2008 by desisofi
Kalau sedikit fakta yang diketahui, banyak opini yang berkembang. Makin dikipas, makin asik. Ternyata, begini ya rasanya jadi seleb, digosipin itu, bisa bikin geer, tapi seru, bisa ngetawain yang bikin gosip. Cuciaaaaaaaaan deh lo…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
January 5th, 2008 by desisofi
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 6th, 2007 by desisofi
Im not a religious person, bulan puasa ini juga lebih banyak memberi rasa pilu ingatan kepada hari-hari terakhir menemani Mama di rumah sakit setahun lalu, di bulan puasa, waktu beliau semakin parah di HCU, aku sendirian menemani, memastikan semua hal baik2 saja, lalu pergi sahur sendirian di kantin terbuka rumah sakit yang dingin dan sepi, lalu kembali untuk mengipasi dan menyeka keringat beliau yang semakin lama semakin kepanasan di ruang isolasi ber-ac 16 derajat. dua hari belalu, tidak ada yang berubah, "kita pulang aja ma, mau nggak?", beliau hanya mengangguk lemah. maafin esy ma, mengajak mama pulang…bukannya esy gak mau berusaha lagi…aku pun hanya tersenyum semu sepanjang ambulans, disamping beliau yang sebentar2 bertanya, "sudah sampai belum?", "sedikit lagi sampai.."
aku gak bisa meneruskan tulisan ini…
tapi aku akan cepat berhenti bersedih, karena kutahu pasti, beliau sudah tidak sakit lagi, beliau sudah tidak terluka lagi. senyumnya mengembang (kata rina) disana, ditemani malaikat yang penuh kemuliaan, mendengarkan cerita2nya tentang kehidupan dunia, tetap sebagai pribadinya mama yang riang dan ringan hati, lengkap dengan komentar kekanak2annya yang sering membuatku tertawa…God I miss her soooo bad tonight…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
June 27th, 2007 by desisofi
Tadi Mamanya Wondho berpesan,
Kalau ketemu guru di luar sekolah, apakah itu di mal, di mana aja, jangan sungkan untuk menegur…
Betul itu, Bu, anak-anak suka sulit menegur bila bertemu gurunya di luar.
Aku sih menafsirkannya, mereka hanya malu dan, sepertinya, tidak dibekali cukup keterampilan untuk mengatasi rasa sungkannya dengan menyapa lebih dulu.
Banyak hal yang dengan mudah didapat di masa kini, ilmu pengetahuan, teknologi, budaya pop, tapi berbanding terbalik dengan budi pekerti, motivasi, cita-cita luhur, dan nasionalisme…
mudah-mudahan pesan tadi diingat terus oleh anak-anak kita ya Bu…
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
October 15th, 2006 by desisofi
It’s been a long time udah gak pernah nulis di blog ini,
mungkin juga udah gak terlalu excited dengan pesona friendster, atau emang gak merasa penting untuk menulis lagi, untuk dibaca beramai-ramai oleh teman2 friendsterku.
Walau begitu kejadian2 tetap ada dan, akhirnya, memaksaku juga untuk membaginya dengan kalian, dengan pertimbangan, kalau hanya kusimpan saja, jangan2 bisa pecah kepalaku, atau aku bisa gila, (atau lebih gila?)
Satu generasi dalam keluargaku hampir ‘habis’ dalam kurun waktu setahun. Om, tante, dan mamaku. Lalu generasi baru datang, keponakan2 lahir, dan besar. Aku hanya mengamati, aku mengalami mereka, tapi, mereka tidak ‘mengalamiku’. Kutelan saja sendiri, kata lagu Jablay, "Emang Enak!?!!"
Kata Bob Dylan, "How many times must a man must have, before you can call him a man?"
Kalo diadaptasi, berapa jauh lagi dan berapa lama lagi aku harus begini, sebelum aku menjadi bagian dari generasi itu?
"The answer my friend, is blowing in the wind, the answer is blowing in the wind.."
Posted in Uncategorized | No Comments »
July 12th, 2005 by desisofi
yeah,
maunya seh, libur gak bego aja di rumah, bobo, nonton, makan, mandi, baca, bobo, gitu terus. makanya jalanan jadi tempat jalan-jalan, ditemani upo-upoku sayang aku bergocek-gocekan dengan bajai, sedan, dan sesama kaum biker. pilih mana, panas2an atau ujan2an? sama aja seh, tetep nyamanan naek diatas yang ada ac n tip-nya. yang paling menyebalkan adalah orang yang suka banget denger bunyi klaksonnya sendiri waktu lampu merah jadi kuning (Baru jadi kuning sodara sodara!!), PEM!! PEM!!! gitu, gak berguna banget. cerminan tipikal gak sabaran, egois, mau menang sendiri. huh!
yang bener itu nglaksonin sopir angkot yang naek-nurunin penumpang di tengah jalan yang gak sadar kalo di belakangnya jadi macet gara2 dia. nah kalo itu gue juga demen nglaksonin panjang2 dan ritmis TIN!TIN!TIN TIN TIIIIIIIIIINNNNN!!!! plus caci makinya. nyam…
walo jadi item n komedoan, gapapalah, daripada bego di rumah terus. :p
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
June 16th, 2005 by desisofi
berada di tengah teman teman terbaikku
it’s so good and special
aku hanyalah mahluk yang tergantung
pada mood baik
dan teman temanku
luv u guys!!!
Posted in Uncategorized | No Comments »
May 27th, 2005 by desisofi
rasanya seperti terbebas dari belenggu yang tak kuasa kulepas,
kalo hanya gara-gara ritme biologis sebagai perempuan terus jadi moody begini,
gimana ya caranya biar bisa lebih nice and calm dan tidak harus membuat orang sakit hari karena kita jadi jutek padahal kan aku juga gak mau jutek?
huahh…
tapi kalo semua itu berlalu dan sudah lewat
matahari pagi bisa begitu indah dan otot2 muka bisa lebih luwes untuk tersenyum
dan doa doa keselamatan di dalam hati yang tidak harus diucapkan ke semua orang (karena katanya nanti hilang nilai kemuliaannya) tapi tak henti menyertai bagai langkah kaki riang murid2 yang lewat di ruanganku mengucap selamat pagi.
aku jadi lebih bisa menghargai kehidupan
tentunya tidak ingin itu hanya sanggup kulakukan pasca menstruasi bah,
tentunya
hehe…
good morning everybody!!!!
Posted in waktu bengong... | 5 Comments »